Tuesday, June 28, 2011

Thank You My BestFriends

Pertama kali kami bertemu saat sama- sama mengikuti proses penerimaan anggota baru di unit Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam " Ganesha " ITB. kami sering menyingkatnya dengan KMPA. Waktu itu adalah tahun 2007. Dan sekarang, tidak terasa, kami sudah sama- sama menjadi mahasiswa tingkat akhir. Teman saya yang no. 1, sebut saja Dinna. Dan teman saya no. 2, sebut saja Maul, memiliki keunikan sendiri- sendiri, yang jujur belum saya temui selama hidup saya. Dan selama masa kuliah, mungkin merekalah orang yang paling banyak menghabiskan waktu dengan saya. Seiring dengan berjalannya waktu, kami pun berubah karena pengalaman dan juga pelajaran yang kami alami selama kurang lebih 4 tahun menjadi mahasiswa di ITB.

Dinna, waktu pertama kali saya kenal, dia seperti tipe- tipe wanita IC. Mulai dari cara pakai jilbab, dan juga tingkah lakunya. Saat proses Gladi Mula XVII kami, kebetulan yang berasal dari IC adalah 8 dari 18 orang, dan seringkali orang mengira bahwa Dinna adalah salah satu alumni IC. Memang tampak seperti itu. Orangnya baik, perhatian, dan suka mengalah. Selama proses pelatihan menjadi anggota tetap, dialah yang paling bermasalah dengan perizinan orang tua. Tapi, syukurlah dia kebal dimarahi, dan sampai sekarang masih aktif berkegiatan di KMPA.

Maul, wanita Padang satu ini, sering kami panggil "Uni". Dulu, waktu pertama kali saya melihatnya, hmmmmmm.... " sok akrab". haha... * tapi dalam artian positif loh. Dari kami ber- 18, Maul yang paling cepat akrab dengan sesepuh2 KMPA, dan dia pun anak paling rajin berkegiatan di KMPA, mulai dari beres- beres, sampe masak.


DINNA TAZKIANA

MARIA ULFA

Hal- hal gila yang belum pernah saya alami sebelumnya, saya alami bersama mereka. Mulai dari mencoba olahraga alam bebas di KMPA, sampai mencoba backpackeran bertiga naik gunung. Sebenarnya, semua awal ide- ide ini, muncul dari teman saya yang ke- 2. Dia emang sedikit nekat, tapi kami mendapat untung dari kenekatannya itu. hihi... Kalo masalah jalan- jalan, anak ini jagonya. Dia akan menghalalkan segala cara supaya bisa jalan- jalan. * lebay.

Awal perjalanan kami adalah mencapai Mahameru pada bulan Desember tahun 2009. Walaupun perjalanan ini agak sedikit dipaksakan, tapi kami bertiga sangat senang dan cukup ketagihan untuk jalan bareng lagi ber- 3.



Dari perjalanan yang kami lakukan, banyak pengalaman yang kami dapatkan. Entah itu cara merayu ( ?), cara menawar, cara bersosialisasi dengan orang baru, dan lain- lain. Pokoknya seru!

Selain naik gunung, kami juga melewati masa- masa lain bersama, seperti mengikuti Latihan Kepemimpinan yang diadakan oleh TNI AD di Cikole. Lagi- lagi, kami harus menginap bersama dan merasakan pengalaman seru bersama, seperti main paint- ball, menembak, latihan semi- militer, jurit malam, dsb.







Setelah Semeru, kami ber3 akhirnya melaksanakan perjalanan berikutnya, yaitu ke Gunung Sindoro. Naas, di sini kami mengalami kecurian di tenda yang kami tinggalkan saat menuju ke puncak.







Kami pun sempat untuk merencanakan mengontrak rumah ber- 4, dengan 1 teman saya lainnya, yaitu Yosay. Namun sayang, mungkin tidak jodoh. Ada masalah dengan pihak pengontrak rumah, dan akhirnya kami ber-4 memutuskan untuk pindah. Maul dan Dinna sekarang tinggal berdua, dan saya tetap menyewa kos sendiri. Hal inilah yang membuat saya lebih jarang berinteraksi dengan mereka berdua, ditambah dengan kesibukan kami masing- masing. Terkadang, saya pun jadi tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. ( agak- agak loading). Maap teman. Hal ini membuat saya sadar bahwa pada akhirnya, kami mempunyai kesibukan dan urusan masing- masing, tapi semoga kami tidak saling melupakan satu sama lain.

Terima kasih atas waktu, dan pengalaman selama ini...

5 comments:

ainirahmah said...

beruntung punya teman seangkatan cewek.

ferraro said...

hmm..
yapp tiap org pnya jalan masing2, terkadang ya tal ini yg ngbuat saya merasa makin individu, apalagi stelah masuk itb
contoh kecil ya tal , sering kn klo d itb, waktu mau ujian kita nanya ke tmen dah blajar atau blum, tmen kita blang blum, pdahal dia udah blajar tapi udah dari jauh hari atau dia blajar sedikit aja cukup, pas hasil ujian kluar, dia yg paling gede (permainan mental ktika temen blang blum , kita jd ngrasa nyantai)
dunia persaingan yg ada, makin berfikir ya mau jd apa kta nanti, org lain gkn pduli, klo sedih ya kta sndri yg sedih, klo nangis ya kta sndri yg nangis, karena org lain gkn bsa ngrasaain apa yg kta rasain seutuhnya

yOstaL said...

Terima kasih banyak karena sudah baca tulisan gw di blog. * dikira gak ada yang baca

@Ai: hallo dek Ai... tau dari mana blog ak? iyah...beruntung. kamu emang gak ada temen angkatan cewek yah?

@Yudhi: iyah Yud. seiring dengan berjalannya waktu, ternyata mau tidak mau kita harus berjalan sendiri... tapi gapapa. ini yang namanya perjalanan hidup :)

maxheartwood said...

untung, farmasi sudah banyak berubah lingkungannya :)

Atau cuma kamu doang Yos ? :))

Yositalida Kamaratih fauzi said...

wah ad mas maxi yang berkunjung a.k.a murabi. hmmmm kayaknya sekarang anak2nya lebih fleksibel kok seiring dengan perkembangan zaman. haha