Monday, December 19, 2011

Elo River under rain

Pertama yang saya sampaikan dari postingan saya saat ini adalah, saya tidak melakukan dokumentasi sungai Elo. jadi, maaf tidak ada gambar. hehe
Melakukan pengarungan (rafting) di Sungai Elo bukanlah rangkaian dari perjalanan liburan saya yang seorang diri dan absurd ini. kenapa saya bisa rafting di Sungai Elo? karena saya sedang liburan di Jogja dan sering main ke Sekretariat Mapala Fakultas Teknik UGM, yaitu SATUBUMI. Bersama dengan 6 orang lainnya, yaitu 5 orang dari satub dan 1 orang freelance PA dari Universitas Sriwijaya, dengan dikomandoi oleh satu-satunya pria yaitu Mas wiwit atau lebih dikenal dengan nama lapangan Longor, kami melakukan pengarungan di Sungai Elo dalam kondisi hujan mulai dari pukul 14.30! Sungai Elo sendiri terletak di Kabupaten Magelang di mana lokasinya sangat dekat dengan Candi Mendut, dan peralatan rafting kami juga dibantu oleh salah satu operator di sana, yaitu Mendut Raft. Biayanya sangat murah ternyata jika dibandingkan dengan uang yang harus saya keluarkan jika rafting di daerah Jawa Barat, seperti di Sungai Cimanuk, Cimandiri, Palayangan, dll. Cukup dengan Rp 70.000, padahal kami hanya turun dengan 1 perahu, dan karena kami adalah PA dan sudah dekat dengan operator tsb. Dan lebih enaknya lagi adalah ternyata saya tidak membayar. Very thanks! Pengarungan berlangsung dari pukul 14.30- 17.30 dengan beberapa latihan seperti latihan dayung, skipper dan juga flip flop (membalikkan perahu dari keadaan terbalik).
Sungguh beruntung
itu yang dikatakan oleh anak satub yang bernama Gayung, karena memang pada hari itu, yaitu tanggal 17 Desember 2011, debit Sungai Elo yang memiliki grade 3 sedang naik, sehingga jeramnya pun terasa asyik! Sungai Elo adalah sungai di luar provinsi Jawa Barat yang pertama kali saya arungi. WOW! itu yang keluar dari mulut saya, karena sungainya cukup bersih, terkelola dengan baik karena ada jeram tempat istirahat yang sudah dibangun saung, dan di jeram finish, sudah terdapat rumah makan dan tempat hiburan. Sungai Elo ini cukup lebar, sehingga media pengarungannya pun lebih luas. Pada pengarungan ini saya mencoba untuk belajar berenang saat di jeram istirahat, saya tahu tentang teknik renang, namun tidak pernah jago untuk mengapungkan diri di atas air, dan terbukti saya hampir hanyut terbawa arus deras yang ada di Elo, untung saja masih selamat. Beberapa kali kami merasakan wrap, dan kami harus turun dari perahu, karena memang yang berada di perahu cukup memiliki BB yang berat. hehe. maklum juga karena 6 awak adalah para wanita dan hanya ada 1 pria. Pengarungan dalam kondisi hujan pun baru pertama kali saya rasakan, dan ternyata sangat seru! adrenalin meningkat ketika menghadapi jeram-jeram yang tinggi dan deras, dan sekaligus saya belajar lagi menjadi manuver yang berada di posisi depan perahu dan bertugas untuk membantu proses pendayungan agar lebih kuat. Namun sayangnya dalam pengarungan ini, terpaksa saya harus mengorbankan anting sebelah saya, yang baru saya sadari hilang saat di Elo, karena memang saya sempat dikerjai, dan akhirnya jatuh dari perahu, but the rest of all is awesome!
Buat yang mau raftin ke Sungai Elo, silahkan mencoba!

0 comments: